Ilustrasi (Foto: Uchicago) |
CALIFORNIA - Astronom mengklaim telah menemukan planet yang mengembara tanpa induk di kedalaman luar angkasa. Mereka menamai planet ini dengan sebutan planet "orphan" (yatim piatu) atau rogue (pengembara).
Dilansir Sci-tech-today, Rabu (28/11/2012), astronom mengidentifikasi planet ini sebagai exoplanet (planet yang berada di luar tata surya), yang letaknya dekat dengan sistem tata surya kita saat ini. Sebuah planet yang tidak memiliki induk (matahari) ini berkelana di luar angkasa dan dijuluki juga dengan sebutan planet free-floating (melayang bebas) di luar angkasa.
Planet "yatim piatu" ini diberi kode nama CFBDSIR2149. Memiliki empat sampai tujuh kali lipat massa Jupiter dan beredar tanpa mengorbit pada bintang.
Ilmuwan mengatakan, planet ini relatif dekat dengan sistem Tata Surya, yakni berjarak 100 tahun cahaya. Astronom sejak lama telah berasumsi bahwa kemungkinan planet tersebut dengan bebas melayang di luar angkasa ialah tidak terikatnya dengan tarikan gravitasi di planet terdekatnya.
Ilmuwan dari tim Kanada dan Prancis berupaya mengkalkulasi usia planet tersebut. Mereka meyakini bahwa planet ini berusia antara 50 sampai 120 juta tahun dengan suku permukaan planet yang dingin.
"Meskipun teori telah membentuk keberadaan jenis planet yang sangat dingin dan muda, (namun) salah satu dari planet itu tidak pernah diamati sampai saat ini," ujar Tienne Artigau, Astrofisikawan dari University of Montreal.
Penelitian yang dilakukan astronom beserta Canada-France-Hawaii Telescope dan Very Large Telescope di Chile, semakin menguatkan keyakinan mereka terkait usia planet asing tersebut.
"Para astronom tidak yakin apakah akan mengkategorikan planet tersebut sebagai planet atau sebagai dwarf brown (kurcaci coklat). Brown dwarfs adalah apa yang kita sebut sebagai bintang gagal, karena mereka tidak berhasil memulai reaksi nuklir di pusat-pusat mereka," jelas Jonathan Gagn dari University of Montreal.
Dilansir Sci-tech-today, Rabu (28/11/2012), astronom mengidentifikasi planet ini sebagai exoplanet (planet yang berada di luar tata surya), yang letaknya dekat dengan sistem tata surya kita saat ini. Sebuah planet yang tidak memiliki induk (matahari) ini berkelana di luar angkasa dan dijuluki juga dengan sebutan planet free-floating (melayang bebas) di luar angkasa.
Planet "yatim piatu" ini diberi kode nama CFBDSIR2149. Memiliki empat sampai tujuh kali lipat massa Jupiter dan beredar tanpa mengorbit pada bintang.
Ilmuwan mengatakan, planet ini relatif dekat dengan sistem Tata Surya, yakni berjarak 100 tahun cahaya. Astronom sejak lama telah berasumsi bahwa kemungkinan planet tersebut dengan bebas melayang di luar angkasa ialah tidak terikatnya dengan tarikan gravitasi di planet terdekatnya.
Ilmuwan dari tim Kanada dan Prancis berupaya mengkalkulasi usia planet tersebut. Mereka meyakini bahwa planet ini berusia antara 50 sampai 120 juta tahun dengan suku permukaan planet yang dingin.
"Meskipun teori telah membentuk keberadaan jenis planet yang sangat dingin dan muda, (namun) salah satu dari planet itu tidak pernah diamati sampai saat ini," ujar Tienne Artigau, Astrofisikawan dari University of Montreal.
Penelitian yang dilakukan astronom beserta Canada-France-Hawaii Telescope dan Very Large Telescope di Chile, semakin menguatkan keyakinan mereka terkait usia planet asing tersebut.
"Para astronom tidak yakin apakah akan mengkategorikan planet tersebut sebagai planet atau sebagai dwarf brown (kurcaci coklat). Brown dwarfs adalah apa yang kita sebut sebagai bintang gagal, karena mereka tidak berhasil memulai reaksi nuklir di pusat-pusat mereka," jelas Jonathan Gagn dari University of Montreal.